Sunday, November 8, 2015

Manfaat Membaca Al-Qur'an

Al Quran sebagai wahyu dari Allah SWT yang diturunkan kepada Baginda Nabi besar Muhammad SAW yang menjadi pedoman bagi setiap umat manusia sebagai pedoman hidup guna menunjukkan kepada jalan kebaikan dan kebenaran, mengingatkan manusia agar berpegang teguh pada Al Quran untuk selamat di Dunia dan Akhirat. Jika suatu buku memiliki suatu nilai manfaat dari setiap isinya, maka alquran banyak memiliki manfaat dan menjadi tuntunan hidup atau pegangan manusia dalam hidup didunia. Bahkan Al Quran memiliki keistimewaan bagi setiap orang yang membacanya, bahkan dalam sabda Rasulullah SAW yang berbunyi :
” Ibadah yang paling istimewa adalah membaca Al Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari”. Bahkan dari tiap 1 ayat yang dibaca mengandung 10 kebaikan di dalamnya. Karena keistimewaan Al Quran mampu membuat hidup manusia menjadi aman dan tentram.
Berikut ini sepenggalan manfaat mempelajari, membaca dan mengamalkan Al Quran, diantaranya adalah :
1. Dari tiap ayat Al Quran yang dibaca mengandung 10 kebaikan di dalamnya
2. Al Quran sebagai pedoman hidup manusia untuk menuntun kepada jalan kebaikan, kebenaran dan keselamatan
3. Al Quran sebagai penyejuk hati bagi siapa saja yang membacanya
4. Al Quran mampu memotivasi diri dan pemberi semangat
5. Al Quran sebagai sebuah peringatan besar dan teguran akan sifat dan perilaku manusia
6. Al Quran sebagai pelebur segala emosi dan amarah yang mampu mendamaikan dan memberi ketenangan yang tidak dapat dilukiskan atau digambarkan seperti halnya yang terjadi pada Sayyid Quthb Rahimakumullah
7. Al Quran sebagai sarana komunikasi diri dengan Allah SWT
8. Al Quran sebagai pengingat akan kebesaran Allah SWT
9. Dalam sebuah janjiNya, Allah SWT berjanji akan memberikan segala kebutuhan dan mencukupi segala kehidupan manusia di dunia dan di akhirat serta mengangkat derajat manusia meski di dunia hidup penuh dengan segala kekurangan
10. Al Quran akan menjadi pelindung diri bagi siapa saja yang membacanya dari tiap ayat yang dibacanya
11. Al Quran bagi siapa saja yang memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari akan semakin bertambah ilmunya
12. Siapa saja yang mempelajari dan memahami Al Quran bagaikan menyelami luasnya samudera kehidupan dan menikmati anugerah kehidupan yang dirasakannya serta mengambil segala hikmah dan manfaat dari Al Quran
13. Seseorang yang rajin membaca Al Quran memiliki jiwa yang sejuk, penuh dengan kesabaran, hati yang jernih, jiwa dan pikiran yang lapang, dan wajah yang bercahaya
14. Menjadikan seorang yang kreatif, penuh motivasi dan inovatif
15. Membuat manusia semakin dekat dengan Sang Maha Pencipta Dunia dengan segala isinya
16. Membuat seseorang menjadi bersyukur dengan segala nikmatNya
17. Terhindar dari segala kecemasan, kekhawatiran, rasa pesimis, kesedihan, selalu penuh dengan harapan dan kegembiraan
18. Selalu mendapat jalan kemudahan, kebaikan dan petunjuk serta mengingatkan diri dari hal-hal yang dilarangNya
19. Bagi seseorang yang membaca dan mengamalkannya, merasakan senantiasa dalam setiap langkahnya selalu dilindungi oleh Allah SWT
20. Sebagai pelebur dosa, yang mengingatkan manusia akan dosa-dosa dan mencegah dirinya kembali dalam dosa
21. Memperkuat keimanan, ketaqwaan dan penjagaan diri
22. Memudahkan segala rizki
23. Sebagai pintu keberkahan bagi siapa saja yang membacanya
24. Dijadikan sebagai manusia yang terbaik
Dari `Utsman bin `Affan, dari Nabi bersabda : “Sebaik-baik kalian yaitu orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya.” H.R. Bukhari.
25. Akan dikumpulkan bersama para Malaikat Allah
Dari `Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasulullah bersabda : “Orang yang membaca Al Qur`an dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat (belum fasih) dalam membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran.” Muttafaqun `Alaihi (Keuntungan dan kebaikan).
26. Sebagai syafa`at dan penyelamat di Hari Kiamat
Dari Abu Umamah Al Bahili t berkata, saya telah mendengar Rasulullah bersabda : “Bacalah Al Qur`an !, maka sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai syafaat bagi ahlinya (yaitu orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya).” H.R. Muslim.
27. mendapatkan segala kenikmatan yang tiada batasnya
Dari Ibnu `Umar, dari Nabi bersabda : “Tidak boleh seorang menginginkan apa yang dimiliki orang lain kecuali dalam dua hal; (Pertama) seorang yang diberi oleh Allah kepandaian tentang Al Qur`an maka dia mengimplementasikan (melaksanakan)nya sepanjang hari dan malam. Dan seorang yang diberi oleh Allah kekayaan harta maka dia infaqkan sepanjang hari dan malam.” Muttafaqun `Alaihi.
28. Sebagai ladang pahala
Dari Abdullah bin Mas`ud t berkata, Rasulullah e : “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Qur`an) maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan “Alif lam mim” itu satu huruf, tetapi “Alif” itu satu huruf, “Lam” itu satu huruf dan “Mim” itu satu huruf.” H.R. At Tirmidzi dan berkata : “Hadits hasan shahih”.
29. Untuk Kedua orang tuanya mendapatkan mahkota dan kenikmatan surga
Dari Muadz bin Anas t, bahwa Rasulullah e bersabda : “Barangsiapa yang membaca Al Qur`an dan mengamalkan apa yang terdapat di dalamnya, Allah akan mengenakan mahkota kepada kedua orangtuanya pada Hari Kiamat kelak. (Dimana) cahayanya lebih terang dari pada cahaya matahari di dunia. Maka kamu tidak akan menduga bahwa ganjaran itu disebabkan dengan amalan yang seperti ini. ” H.R. Abu Daud.
30. Mendapatkan kenikmatan Syurga dan di penuhinya segala apa yang diinginkan
Mungkin ketika di dunia hidup dalam serba keterbatasan dan kekurangan, karena rajin membaca serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, menjadikannya sebagai pribadi yang tangguh, taat dan menjalankan perintah dan laranganNya. Niscaya akan mendapatkan kenikmatan luar biasa yang tidak pernah di dapat ketika di dunia.
Masih banyak manfaat dan keutamaan lainnya dari membaca Al Quran yang bila kita mengilhami dan terus mempelajarinya tak akan mampu menghitung berapa banyak manfaat dan anugerah serta nikmat yang telah diberikan-Nya.

Sumber : belajarbacaalquran.com

Asal Usul Dajjal

Teringat waktu masa kecil sering diceritakan tentang dajjal, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah, dimana katanya dajjal itu adalah orang yang sangat besar, tinggi, bahkan ada yang bilang tingginya sampe mentok langit, mempunyai mata satu, dan dalam keningnya ada tulisan “Kafir” menggunakan bahasa arab, dan akan muncul ketika hari kiamat. Sangat mengerikan jika membayangkan dajjal, dan dalam cerita tersebut juga ada pesan kalo nanti di Tanya oleh dajjal untuk memilih antara surga dan neraka, maka pilihlah neraka (bagi yang mau surga) dan bagi orang yang mau neraka, maka memilih surga, jadi intinya terbalik, surganya dajjal adalah neraka kita, dan nerakanya dajjal adalah surga bagi kita. Begitulah cerita tentang dajjal yang sudah tersebar luas dimasyarakat kita. Sebenarnya bagaimana sejarah asal usul dajjal? Bagaimana silsilah keluarganya? Dan dimanakah sekarang dajjal tinggal? Serta berapa lamakah dia akan hidup setelah kemunculannya nanti? Nah.. Bagi Anda yang memang ingin tahu tentang asal usul dajjal, kehidupan dajjal dan lain sebagainya, berikut ini duniabaca.com kutip dari berbagai sumber tentang asal usul sejarah dajjal, sebagai bahan pengetahuan kita bersama.
Asal-Usul Keluarga Dajjal:
Dajjal adalah seorang manusia dari keturunan Yahudi. Dia bukan Jin atau apajua makhluk lain selain ia sebagai manusia yang ditangguhkan ajalnya “MinalMunzharin” seperti halnya Nabi Isa as yang di angkat oleh Allah swt ke atas langit dan ditangguhkan kematiannya sehingga beliau nantinya turun semula keatas muka bumi ini lalu beliau akan mati dan di kuburkan di Madinah AlMunawwarah. Sama juga halnya dengan Iblis yang di tangguhkan kematiannya sehingga kiamat nanti.
Dajjal; ayahnya seorang yang tinggi dan gemuk. Hidungnya seperti Paruh burung. Sedangkan Ibunya pula seorang perempuan gemuk dan banyak dagingnya. Menurut Imam Al Barzanji ada pendapat mengatakan bahawa asal keturunan bapanya ialah seorang Dukun Yahudi yang di kenali dengan “syaqq” manakala ibunya adalah dari bangsa Jin. Ia hidup di zaman Nabi Sulaiman as dan mempunyai hubungan dengan makhluk halus. Lalu oleh Nabi Sulaiman ia akhirnya ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. Walau bagaimanapun kelahiran dan kehidupan masa kecil tidak diketahui dengan jelas.
Sifat Badan Dajjal:
Hadis Huzaifah r.a katanya: Rasulullah s.a.w. telah bersabda: Dajjal ialah orang yang buta matanya sebelah kiri, lebat (panjang) rambutnya serta dia mempunyai Syurga dan Neraka. Nerakanya itu merupakan Syurga dan Syurganya pula ialah Neraka (Hadis Sahih Muslim)
Ada beberapa ciri perawakan Dajjal yang disebutkan dalam Hadis Rasulullah saw, diantaranya:
Seorang yang kelihatannya masih muda; Berbadan Besar dan agak kemerah-merahan; Rambutnya kerinting dan tebal. Kelihatan dari belakang seolah-olah dahan kayu yang rimbun.
Dan tandanya yang paling ketara sekali ada dua. Pertama: Buta mata kirinya dan kelihatan seperti buah kismis yang kecut, manakala mata kanannya tertonjol keluar kehijau-hijauan berkelip-kelip laksana bintang. Jadi kedua-dua matanya adalah cacat. Kedua: Tertulis didahinya tulisan “Kafir (Kaf-Fa-Ra)”. Tulisan ini dapatdibaca oleh setiap org Islam, sama ada ia pandai membaca atau tidak. Mengikut hadis riwayat At-Thabrani, kedua-dua tanda ini menjelma dalam diriDajjal setelah ia mengaku sebagai Tuhan. Adapun sebelum itu, kedua-dua tandayang terakhir ini belum ada pada dirinya.
Tempat Tinggal Dajjal Sekarang:
Menurut riwayat yang sahih yang disebutkan dalam kitab “Shahih Muslim”, bahawa Dajjal itu sudah wujud sejak beberapa lama. Ia dirantai di sebuah pulau dan ditunggu oleh seekor binatang yang bernama “Al-Jassasah”. Terdapat hadis mengenainya.. (tetapi terlalu panjang utk ditulis.. anda boleh membaca terus dari buku). Daripada Hadis ini jelaslah bagi kita bahawa Dajjal itu telah ada dan ia menunggu masa yang diizinkan oleh Allah swt utk keluar menjelajah permukaan bumi ini dan tempat “transitnya” itu ialah disebelah Timur bukan di Barat.
Berapa lama Dajjal akan hidup setelah kemunculannya:Dajjal akan hidup setelah ia memulakan cabarannya kepada umat ini, selama empat puluh hari sahaja. Namun begitu, hari pertamanya adalah sama dengan setahun dan hari kedua sama dengan sebulan dan ketiga sama dengan satuminggu dan hari-hari baki lagi sama seperti hari-hari biasa. Jadi keseluruhan masa Dajjal membuat fitnah dan kerusakan itu ialah 14 bulan dan14 hari. Dalam Hadis riwayat Muslim ada disebutkan:
Kami bertanya: “Wahai Rasulullah! Berapa lamakah ia akan tinggal di mukabumi ini? Nabi saw, menjawab: Ia akan tinggal selama empat puluh hari. Hariyang pertama seperti setahun dan hari berikutnya seperti sebulan dan hariketiga seperti seminggu. Kemudian hari yang masih tinggal lagi (iaitu 37hari) adalah sama seperti hari kamu yang biasa. Lalu kami bertanya lagi: Wahai Rasulullah saw! Di hari yang panjang sepertisetahun itu, apakah cukup bagi kami hanya sembahyang sehari sahaja (iaitu 5waktu sahaja). Nabi saw menjawab: Tidak cukup. Kamu mesti mengira hari itudengan menentukan kadar yang bersesuaian bagi setiap sembahyang..”
Maksud Sabdaan Rasulullah saw, ini ialah supaya kita mengira jam yang berlalu pada hari itu. Bukan mengikut perjalanan matahari seperti biasanya kitalakukan. Misalnya sudah berlalu tujuh jam selepas sembahyang Subuh pada hari itu maka masuklah waktu sembahyang Zhuhur, maka hendaklah kita sembahyang Zhuhur, dan apabila ia telah berlalu selepas sembahyang Zhuhur itu tiga jamsetengah misalnya, maka masuklah waktu Asar, maka wajib kita sembahyang AsarBegitulah seterusnya waktu Sembahyang Maghrib, Isyak dan Subuh seterusnyahingga habis hari yang panjang itu sama panjangnya dengan masa satu tahun danbilangan sembahyang pun pada sehari itu sebanyak bilangan sembahyang setahun yang kita lakukan. Begitu juga pada hari Kedua dan ketiga.
Fitnah Dajjal:
Dajjal telah diberi peluang oleh Allah swt utk menguji umat ini. Oleh kerana itu, Allah memberikan kepadanya beberapa kemampuan yang luar biasa. Di antarakemampuan Dajjal ialah:
1. Segala kesenangan hidup akan ada bersama dengannya.
Benda-benda beku akan mematuhinya. Sebelum kedatangan Dajjal, dunia Islam akan diuji dahulu oleh Allah dengankemarau panjang selama 3 tahun berturut-turut. Pada tahun pertama hujan akankurang sepertiga dari biasa dan pada tahun kedua akan kurang 2/3 dari biasadan tahun ketiga hujan tidak akan turun langsung. Umat akan dilandakebuluran dan kekeringan. Di saat itu Dajjal akan muncul membawa ujian. Maka daerah mana yang percaya Dajjal itu Tuhan, ia akan berkata pada awan: Hujanlahkamu di daerah ini! Lalu hujan pun turunlah dan bumi menjadi subur. Begitujuga ekonomi, perdagangan akan menjadi makmur dan stabil pada org yangbersekutu dengan Dajjal. Manakala penduduk yang tidak mahu bersukutu dengan Dajjal, mereka akan tetap berada dalam kebuluran dan kesusahan.
Dan ada diriwayatkan penyokong Dajjal akan memiliki segunung roti (makanan) sedangkan org yangtidak percaya dengannya berada dalam kelaparan dan kebuluran.
Dalam hal ini, para sahabat Rasullullah s.a.w. bertanya: “Jadi apa yang dimakan oleh org Islam yang beriman pada hari itu wahaiRasulullah?” Nabi menjawab: “Mereka akan merasa kenyang dengan bertahlil, bertakbir, bertasbih danbertaubat. Jadi zikir-zikir itu yang akan menggantikan makanan.” H.R IbnuMajah
2. Ada bersamanya seumpamanya Syurga dan Neraka:
Di antara ujian Dajjal ialah kelihatan bersama dengannya seumpama syurga dan neraka dan juga sungai air dan sungai api. Dajjal akan menggunakankedua-duanya ini untuk menguji iman org Islam kerana hakikat yang benar adalahsebalik dari apa yang kelihatan. Apa yang dikatakan Syurga itu sebenarnya Nerakadan apa yang dikatakannya Neraka itu adalah Syurga.
3. Kepantasan perjalanan dan Negeri-Negeri yang tidak dapat dimasukinya:Kepantasan yang dimaksudkan ini tidak ada pada kenderaan org dahulu. Kalauhari ini maka bolehlah kita mengatakan kepantasan itu seperti kepantasanjet-jet tempur yang digunakan oleh tentera udara atau lebih pantas lagi dari pada kenderaan tersebut sehinggakan beribu-ribu kilometer dapat ditempuhdalam satu jam”… Kami bertanya: Wahai Rasulullah! Bagaimana kepantasan perjalanannya diatas muka bumi ini?Nabi menjawab:”Kepantasan perjalanannya adalah seperti kepantasan “Al Ghaist” (hujan atauawan) yang dipukul oleh angin yang kencang.” H.R Muslim
Namun demikian, Dajjal tetap tidak dapat memasuki dua Bandar suci umat Islamiaitu Makkah Al Mukarramah dan Madinah Al Munawwarah.
4. Bantuan Syaitan-Syaitan untuk memperkukuhkan kedudukannya:Syaitan juga akan bertungkus-lumus membantu Dajjal. Bagi syaitan, inilahmasa yang terbaik utk menyesatkan lebih ramai lagi anak cucu Adam a.s.

Sumber : DuniaBaca.com

Mengintip Pusaka Sejarah Islam Di Masjid Raya Bogor

Nyala perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menegakkan agama Islam tak pernah padam. Hingga kini, sepak terjang Nabi SAW dan para sahabat saat berperang di jalan Allah terabadikan dalam ribuan riwayat.

Tak terkecuali, sejumlah pusaka yang menjadi bukti nyata perjuangan yang disimpan rapat-rapat dalam museum dengan penjagaan ketat. Pedang, busur, tongkat, dan segala peninggalan beliau, mayoritas diinventarisasi Museum Topkapi di Turki.

Untuk melihat langsung pusaka bukti sejarah Islam itu, siapa saja khususnya umat Islam, tak perlu jauh-jauh bertandang ke sana. Pasalnya, replika sejumlah barang bersejarah itu secara berkala dipamerkan di Indonesia.

Bulan ini, Kota Bogor menjadi lokasi pameran replika pedang milik Rasulullah dan para sahabat. Bertempat di Plaza Masjid Raya Bogor, pameran perdana itu menjadi salah satu rangkaian kegiatan Bogor Islamic Book Fair ke-10. Pameran digelar selama sepuluh hari, yakni sejak 9 sampai 18 Oktober 2015

"Hingga saat ini, kami sudah melakukan tur ke 84 kota, tujuannya untuk memberikan edukasi sejarah Islam kepada masyarakat," ujar Subhan (38 tahun), perwakilan penyelenggara "Pameran Pedang Nabi: Edukasi Sejarah Islam", awal pekan ini.

Pengunjung yang datang akan diminta membeli tiket masuk seharga Rp 15 ribu untuk kalangan umum dan Rp 10 ribu bagi pelajar. Di dalam ruang, pusaka yang mengandung unsur sejarah dan tambo Islam tersebut menunggu untuk disimak.

Kilat tajam puluhan pedang meremang dalam temaram cahaya ruang. Tata dekorasi itu diiringi latar suara denting pedang dan derap kuda. Seolah pengunjung sedang merasakan langsung suasana peperangan ketika Nabi Muhammad dan para sahabat berjuang.

Sekitar 22 pedang dipamerkan di sana. Pedang-pedang megah milik Rasulullah SAW, Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar bin Khattab, Ali bin Abi Thalib, Usman bin Affan, dan sejumlah sahabat lain itu memiliki bentuk dan desain beragam. "Seluruh pedang ini adalah replika sempurna yang dibuat berdasarkan ukuran dan bentuk aslinya. Sebagian terbuat dari besi, ada pula yang dari emas," kata Subhan.

Setiap pedang memiliki kisahnya masing-masing. Sejarah singkat mengenai pedang dan sang pemilik dipaparkan secara padat di samping masing-masing pedang.

Subhan menyampaikan, informasi singkat itu sengaja dipasang agar pengunjung memahami latar belakang pusaka yang mereka simak. Dengan demikian, kaum Muslim khususnya dari kalangan generasi muda semakin mengenal dan mencintai sejarah perjuangan Islam.

Tiga pedang kesayangan Nabi, diusung pula dalam pameran tersebut, yaitu Al Qadib, Al Ma'thur, dan Zulfikar. Ketiganya memiliki keunikan dan sejarah masing-masing.

Pedang Al Qadib milik Rasulullah merupakan jenis pedang ringan yang menyerupai batang tipis. Sarung dari pedang sepanjang 100 cm itu terbuat dari kulit binatang.

Pada sisi perak pedang, ditatahkan lafaz syahadat "Asyhadu 'ala ilahailallah wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah". Sejarah mencatat, pedang itu tak sering digunakan Rasul untuk berperang.

Pedang lain milik Rasulullah, Al Ma'thur, merupakan warisan dari ayahanda beliau. Di dekat gagang pedang, tertulis kaligrafi Abdullah bin Abdul Muthalib (ayahanda Rasulullah).

Pedang sepanjang enam jengkal itu terbuat dari emas, berbentuk dua kepala ular, dan hampir seluruh permukaannya dihiasi batu delima dan batu pirus berwarna biru dan merah. "Pedang ini sudah dimiliki Rasulullah sejak masih muda, sebelum turunnya wahyu. Saat pernikahan putrinya, Fatimah Az Zahra, Rasulullah menghunuskan pedang ini sambil berjalan," ungkap Subhan.

Pedang ketiga, Zulfikar, telah diberikan Nabi kepada Ali bin Abi Thalib. Secara fisik, pedang lebar tersebut terbilang unik dengan warna emas pada keseluruhan permukaannya dan bagian ujung yang bercabang.

Pedang tersebut digunakan dalam Perang Badar untuk membela agama. Di atasnya, tertulis kalimat "Tidak ada pemuda seperti Ali dan tidak ada pedang seperti pedang Zulfikar".

Subhan menginformasikan, replika pedang Zulfikar sempat menjadi ikon dan pengunjung diperkenankan berpose dengan pedang itu. Akan tetapi, akibat terlalu sering disentuh, replika itu menjadi sedikit rusak di bagian sarungnya. "Sayang sekali harus disimpan kembali dalam kotak kaca, jadi sekarang hanya dua pedang milik Ali yang diperbolehkan digunakan untuk berfoto," kata dia.

Amir Abdullah Karim, salah satu pengunjung, menganggap kesempatan melihat langsung rupa pusaka tersebut sebagai sebuah kenikmatan tersendiri. Apalagi, pameran itu merupakan yang pertama ada di Kota Bogor.

Pria berusia 29 tahun asal NTT itu takjub terutama terhadap bobot pedang yang terbilang cukup berat, antara dua hingga enam kilogram. Amir terbayang perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat saat berperang, mengingat mereka harus memegang tali kekang kuda dengan satu tangan dan menghunus pedang dengan tangan lain. "Menggambarkan bahwasanya Allah memberikan kekuatan lebih. Dengan keyakinan, pedang yang berat mungkin saat perang terasa ringan," tuturnya.

Bagi Amir, seluruh benda bersejarah yang dipamerkan sungguh spesial dan memiliki makna masing-masing. Selain pedang Rasulullah SAW dan para sahabat, terdapat pula sandal, tongkat, dan busur milik Rasulullah SAW. "Peninggalan sejarah merupakan hal yang penting dan tidak bisa kita lupakan," kata dia.

Amir mengaku merasa senang bisa turut menghunus pedang para sahabat tersebut meski itu hanya sekadar replika.

Ada pula yang unik dari sejumlah replika pedang yang dipamerkan. Ada sebagian motif dan bahan dari senjata perang milik Rasulullah SAW dan para sahabat itu yang sesungguhnya tak lazim ada di Timur Tengah pada masa tersebut.

Busur panah Rasulullah, As Safra (si kuning), terbuat dari bambu kuning, yang tak tumbuh di Timur Tengah. Sedangkan, bagian dalam pedang Khalid bin Walid, sahabat Rasul, juga bermotif harimau dan naga yang sedang bertarung. Naga tak dikenal di Arab. "Menurut sejarah, sejumlah benda tersebut merupakan hadiah dari Cina," ungkap Subhan, pihak penyelenggara pameran, mengisahkan sejarah latar belakang benda-benda tersebut.

Subhan menyebutkan, terdapat sejumlah versi mengenai interaksi Islam dengan negeri Cina. Salah satu versi menyebutkan, interaksi dimulai ketika sejumlah sahabat berhijrah ke Habasyah (kini Ethiopia).

Setelah mendapat perlindungan dari seorang dermawan bernama Raja Najasi, para sahabat melanjutkan perjalanan dengan berlayar. Mereka berlabuh di daratan Cina pada masa Dinasti Sui (581-618 M).

Bahkan, Cina disebut mengenal Islam sejak awal mula dengan menyebutnya sebagai "Yisilan Jiao" atau agama yang murni. Cina juga menyebut Makkah sebagai tempat kelahiran "Buddha Ma-hia-wu" (Nabi Muhammad SAW). "Meski demikian, terdapat berbagai versi hikayat tentang awal mula Islam di Cina," kata Subhan.

Sandhi Wiryawan, salah satu pengunjung, mengaku baru mengetahui keterkaitan tersebut dari pameran yang ia datangi. Ia baru mengetahui adanya interaksi antara peradaban Islam dengan negeri Cina pada masa lampau. "Terbayang oleh saya, solidnya perjuangan Nabi dan para sahabat yang rela berjihad demi agamanya," jelas pemuda berusia 23 tahun itu.


Sumber : Republika Online

Perkembangan Teknologi di Abad 21

 Assalmu'alaikum Wr. Wb.


                Di zaman sekarang, kita dimanjakan oleh alat - alat atau benda - benda yang bisa kita gunakan untuk melakukan apapun yang kita inginkan. Tapi tahukah anda dari mana alat/benda tersebut dibuat? Siapakah penemunya? dan Apakah manfaat dari alat/benda tersebut untuk kita? Benda apakah itu? semua akan kita kupas tuntas di sini!!

1. Handphone
          
              Siapa yang tidak mengenal Handphone, dari mulai anak kecil sampai lansia pasti memakai handphone. Handphohe ditemukan oleh Martin Cooper dan tim pada tahun 1973. Handphone adalah alat komunikasi yang mudah dibawa kemana saja dan alat yang sangat penting bagi masyarakat di seluruh dunia. Handphone dapat dengan mudah menelpon/mengirim pesan kepada seseorang di seantero bumi dengan kecanggihan yang dimilikinya. Apalagi handphone generasi terbaru tidak hanya dapat menelpon atau mengirim pesan, melainkan dapat mengirim e-mail,social media,dan lain - lain.

2. Komputer

             Awalnya komputer hanya dipergunakan untuk aritmatika. Tapi seiring berjalannya waktu, komputer berkembang menjadi alat serbaguna yang dapat dipakai untuk mengetik,bermain game,memutar musik,dan juga memutar video. Penemu komputer ialah Charles Babbage. Seiring berjalannya waktu, komputer bertransformasi menjadi lebih canggih dan bisa dibawa kemana saja. komputer tersebut ialah laptop atau komputer jinjing. Laptop juga benda atau alat yang paling dibutuhkan di dunia kerja. Dewasa ini, peran laptop lebih penting daripada komputer. Laptop tidak hanya dibutuhkan di dunia kerja, tetapi para pelajar juga membutuhkan laptop untuk sarana belajar tentang teknologi informasi.

3. Tablet

             Tablet disini bukanlah suatu butiran obat, melainkan suatu alat untuk berkomunikasi via social media,mendengarkan musik, internetan, dan lain sebagainya. Tablet ialah gabungan antara komputer dan handphone yang fungsinya juga sama seperti komputer ataupun handphone. 

4. Internet

              Internet ialah suatu wadah online untuk menampung berbagai informasi dari seluruh dunia. Internet ditemukan oleh Leonard Kleinrock. Orang di seluruh dunia bergantung pada informasi yang tertera di internet. Mereka bisa mengakses internet kapanpun dan dimanapun mereka berada.  

5. Televisi

               Televisi ditemukan oleh John Logie Baird pada tahun 1923. Televisi adalah alat visual yang menyalurkan informasi kepada masyarakat internasional. televisi hingga kini menjadi primadona bagi dunia internasional karena kegunaannya yang bermanfaat bagi masyarakat. Televisi semakin berkembang dan semakin canggih dan menjadi kebutuhan sekunder bagi keluarga.

Itulah beberapa alat atau benda canggih pada Abad 21 yang telah saya sebutkan diatas. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan memberikan ilmu pengetahuan kepada kita tentang teknologi di dunia ini.


                                                                                                             Wassalamu'alaikum wr. wb.